Diskominfotik Kota Blitar Gandeng BMKG Kediri-Malang, Perkuat Respons Call Center 112 Hadapi Potensi Bencana
28 Sep 2026 / By
Adminkota
Kota Blitar -Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Blitar memperkuat kapasitas pengelolaan layanan Call Center 112 melalui capacity building bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kediri-Malang. Kegiatan berlangsung di Ruang ISC, Diskominfotik Kota Blitar, Kamis (24/9/2026).Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfotik Kota Blitar, Dian Rahmawati mengatakan peningkatan kapasitas Call Center 112 ini digelar untuk menguatkan sinergi dan koordinasi dalam mitigasi kebencanaan dan cuaca ekstrem di Kota Blitar. Oleh karena itu, pihaknya turut melibatkan BMKG Kediri-Malang kali ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan."Penguatan koordinasi dan peningkatan kapasitas dari tenaga Call Center 112 dan para mitra kerja terkait, mulai dari Polres, Kodim, Damkar, dan OPD terkait lainnya. Ke depannya bisa solid dalam mitigasi kebencanaan, cuaca ekstrem, maupun bencana gempa bumi," kata Dian.Sementara itu, Ricko Kardoso - Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang menambahkan dalam agenda itu, pihaknya memberikan informasi mengenai layanan BMKG. Mulai dari meteorologi untuk informasi cuaca, klimatologi untuk informasi iklim, hingga geofisika untuk informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami.Pihaknya menyambut baik sinergi Call Center 112 karena bisa menyampaikan informasi perkiraan cuaca hingga peringatan dini. Meskipun Kota Blitar tidak tergolong daerah rawan. Berdasarkan potensi kebencanaan, Kota Blitar memiliki risiko gempa bumi dalam kelas sedang, sedangkan cuaca ekstrem masuk dalam kelas tinggi."Pada prinsipnya BMKG memberikan informasi tentang layanan informasi yang ada di BMKG, mulai dari meteorologi, informasi cuaca, klimatologi untuk informasi iklim dan geofisika untuk informasi gempa bumi, peringatan dini tsunami," kata Ricko.Dalam capacity building Call Center 112 Kota Blitar, BMKG Kediri-Malang juga menghadirkan materi terkait penguatan respons kedaruratan berbasis informasi BMKG, serta penguatan kompetensi dan teamwork petugas Call Center 112 melalui games dan simulasi. (Fan)